Resensi Novel The Fahri Holic

Sulitnya menjadi Idola Wanita

Oleh : Pisca Hana Marsenda

Judul                           : Balada Ayat-Ayat Cinta “The Fahri Holic”

Pengarang                   : Deasylawati Prasetyaningtyas

Editor                          : Mbak Rien

Setting                         : Desain Sampul

Penerbit                       : Indiva Media Kreasi

Tahun Terbit                : 2008

Cetakan ke-                 : Satu, Mei 2008

Tempat Terbit              : Solo

Tebal Buku                  : 20,5 cm

Jumlah Halaman          : 144 halaman

Harga Buku                 : Rp. 25.000,00

 

Deasylawati Prasetyaningtyas adalah seorang sastrawati yang memenangkan lomba novellet tahun 2004 yang diadakan oleh Majalah Muslim. Hebatnya Deasy meraih juara 1 dengan karyanya yang berjudul Alasan untuk Kembali (Juli,2005). Sejak itu namanya menjadi harum di dunia sastra. Kemenanganya tidak lepas dari dukungan kedua orang tuanya yang bernama Tiono Hadi Suprapto dan Endang Sriyatun. Selain itu, Deasy bergabung dengan Forum Lingkar Pena (FLP) Solo pada bulan Agustus 2005, Deasypun mulai aktif menulis dan berkarya di bidang sastra. Beberapa karyanya pernah dimuat di koran SOLOPOS dan Deasy juga berhasil menjadi Juara 1 Lomba Penulisan Novel Remaja Islam Tiga Serangkai (Maret, 2006) yang sekarang sudah diterbitkan dengan judul Quraisy Terahir (Tiga Serangkai 2006). Deasy bekerjasama dengan Nassirun Purokartun untuk membuat cergam Obi : Harumnya Bunga, Pedasnya Cabe yang diterbitkan oleh IHF (2007).

Selain mampu membuat novel dan cergam Deasy masih tetap mengasah keahlian menulisnya. Deasy menulis beberapa buku nonfiksi untuk SD dan SMP, bekerjasama dengan penerbit Tropica (2007). Karyanya yang lain diterbitkan oleh Indiva Media Kreasi, yaitu how to be a True Moslem Girl, Antologi Awas Kesetrum Cinta, Antologi Jangan Jadi Perempuan Cengeng, dan Antologi Cerpen FLP Jateng Kata Orang Aku Mirip Nabi Yusuf. Novel terbarunya The Half Mask yang merupakan Thriller Islami saat ini yang akan diterbitkan oleh Tiga Serangkai.

Ada salah satu karya Deasy yang digemari para remaja yakni novel yang berjudul The Fahri Holic yang terinspirasi dari film Ayat-Ayat Cinta. Novel ini adalah karyanya yang ke 10. Apakah pembaca akan terhipnotis dengan novel ini ?

Pada bagian awal novel The Fahri Holic pengarang mengajak pembaca untuk mengingat film Ayat-Ayat Cinta, tentang tokoh Fahri yang diperankan oleh Fedi Nuril. Seorang lelaki tampan yang disukai oleh para wanita karena kebaikan hatinya sehingga ada salah satu wanita yang rela dimadu olehnya. Wanita itu bernama Maria. Maria masuk agama Islam setelah menikah dengan Fahri dan iapun meninggal setelah shalat pertamanya. Adegan tersebut sungguh memilukan. Membuat setiap mata tak tahan untuk meneteskan air mata.

Di bab ini pengarang memperkenalkan tokoh utamanya yaitu Rama adalah seorang konglomerat (di dunia novel ini) dengan nama lengkap Prabu Rama Mandala Putra, sementara sahabatnya Rama bernama Julianto. Dia tidak mau dipanggil Anto tetapi Julian. Mereka memiliki perbedaan fisik yang sangat jauh. Rama berkulit putih mulus, sedangkan Julian berkulit gelap. Selain itu mereka juga berasal dari golongan yang berbeda, yang satu orang kaya yang satu lagi orang sederhana. Walaupun seperti itu mereka tetap bersahabat dengan baik. Mereka menempuh pendidikan di kelas 11 IA 5 SMA Sakti.

Setelah menonton film Ayat-Ayat Cinta ternyata Julian terinspirasi dengan tokoh Fahri yang ada di film tersebut. Ia juga ingin dikagumi oleh para wanita, apalagi salah satu wanita di dalam film itu rela dimadu asalkan menikah dengan Fahri. Selama ini Julian tidak pernah sekalipun dikejar-kejar wanita. Malah sahabatnya Rama yang seperti itu, tetapi Rama selalu bersikap dingin dengan semua wanita karena menurut pendapatnya, jika kita menanggapi perhatian dari para wanita kita telah memberikan harapan kepada mereka dan kita membiarkan mereka memikirkan kita. Apalagi bila sampai melupakan Tuhan berarti kita telah membuat orang lain berdosa. Hal ini sangat tidak baik. Walaupun alasan Rama sudah jelas, Julian tetap bersikeras untuk berbuat kebaikan kepada seluruh wanita di SMA Sakti supaya mereka akan menggemari Julian dan ia sangat berharap gadis cantik yang bernama Galih akan luluh dengan kebaikannya. Gadis itu adalah orang yang dia sukai, malangnya Galih menyukai sahabatnya sendiri yakni Rama.

Suatu hari Ragit ingin membuat kejutan kepada Rama, ia menulis surat seperti surat yang ditulis oleh Noura kepada Fahri. Bahwa ia rela dijadikan budak oleh Fahri asalkan Fahri bisa membalas cintanya. Setelah pulang sekolah ia meletakkannya di dalam laci. Dan esoknya ternyata hal yang terjadi tidak sesuai yang diharapkan. Julian yang membaca surat itu dan ia pun riang gembira menerima surat itu. Dia menganggap surat itu pemberian Shera (seorang wakil ketua kelas 11 IA 5).

Selain itu, Julian menganggap Ratna sebagai Nurul, gadis berjilbab salah satu pemeran Ayat-Ayat Cinta. Parahnya Julian juga menganggap Galih sebagai Maria, supaya lebih lengkapnya lagi dia menganggap dirinya sendiri sebagai Fahri. 

Di kemudian hari Julian bertengkar dengan James (playboy di SMA Sakti). Mereka membuat sayembara siapa yang banyak di gemari wanita maka akan dinobatkan menjadi The New Fahri di SMA Sakti. Julian didukung oleh kaum lelaki sedangkan James kaum wanita. Perseteruan mereka begitu panas.

OSIS SMA Sakti mengadakan Pentas Seni di sekolah, mereka mengundang Fedi Nuril, pemeran Fahri di fim Ayat-Ayat Cinta. Selain sebagai tamu undangan, Fedi Nuril juga mengadakan jumpa fans. Pada saatnya tiba Fedi Nuril datang bersama bodyguardnya. Tak disangka sebagian gadis SMA Sakti menyerbu Rama bukannya Fedi Nuril. Ternyata ketampanan Rama mampu meluluhkan mereka.

Bab berikutnya Rama diculik oleh seorang bandar narkoba bernama Prabu. Rama dibawa ke tempat di dermaga dekat pasar ikan. Prabu memaksa Rama untuk memberikan nomor  telepon orang tuanya dan Rama malah memberikan nomor handphone Julian. Prabu meminta uang tebusan sebesar tiga triliun.

Dengan adanya permintaan tersebut akhirnya Julian dan teman-teman menafsirkan bahwa Rama diculik. Merekapun berusaha mencari jalan keluar bagaimana mengeluarkan Rama. Berkat usaha keras mereka Ramapun selamat, semua penculit tertangkap polisi. Dan orang tua Ramapun tidak jadi bercerai karena terjadinya kasus penculikan itu.

Setelah kejadian yang tak diharapkan itu, semua keraguan yang tak disangkapun terbongkar. Akhirnya Ragit mengakui kalau yang menulis surat cinta itu adalahy dirinya. Galih sakit karena penyakit tipus dan dia membagikan makanan di kelas 11 IA 5 karena dia mempunyai utang traktir anak- anak penghuni 11 IA 5.  Shera menangis ke arah Julian karena dikiranya Julian menemukan brosnya yang hilang. Ratna selama ini melihat Julian terus karena meminta bros Shera yang hilang. Padahal selama ini Julian berharap kalau kelakuan mereka disebabkan karena menyukai dirinya. Sesudah mengetahui kenyataan yang terjadi Julian tidak lagi meneruskan sayembara konyol yang dilakukan bersama James, tapi itu hanya janji sesaat. Apakah Rama masih bersikap dingin dengan semua wanita dan apakah Julian masih melanjutkan sayembara konyol pada novel selanjutnya ?

Novel ini sukses menghipnotis pembaca. Pilihan kata-kata yang mampu meluluhkan hati pembaca dan bahasa yang digunakan mampu membawa suasana pembaca ke dalam kisah novel tersebut. Gaya bahasa yang dipakaipun tak membuat pembaca bosan. Sayangnya deskripsi setiap kejadian terlalu banyak sehingga membuat pembaca bingung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s